
Itulah teriakan para mahasiswa kepada dosennya, yang mungkin nggak pernah tersampaikan, dan saya yakin akan menjadi blunder kalau diungkapkan. Kecuali bagi para mahasiswa yang memiliki kebebasan nilai IPK, kebebasan pola pikir, kebebasan penelitian, kebebasan finansial dan kebebasan ketergantungan serta ketaatan kecuali kepada satu yang Diatas. Mahasiswa pedjoeang yang tetap mau mengatakan kebenaran meskipun itu sangat sulit, pahit dan sakit. Tidak saya rekomendasikan, karena ungkapan semacam “(kalau isi kuliahnya seprti itu jie, lebih baik kalau anda kirimkan ke saya lewat email saja saya baca di rumah) , saya jamin akan membuat anda di keluarkan dari mata kuliah nilai kita jadi Fuka alias tidak lulus. Jangan dilakukan, cukup saya yang jadi korban harus keluar dari mata kuliah yang sama selama satu semester tak masuk-masuk pada mata kuliah, sampai akhirnya harus puas mendapatkan nilai yang akan di jadikan penghias nilai lainnya alias E dari sang dosen. Karena tidak sepakat dengan apa yang disampaikan.
Kembali ke tema bahasan, saya mengajak bapak ibu dosen di Kampus STAIN Palopo untuk mencoba memikirkan kembali hakekat anda mengajar. Mengajar mahasiswa mengandung makna besar mendidik dan membina generasi muda. Dalam sejarah kebangkitan bangsa-bangsa, peran mahasiswa selalu tercatat, menjadi garda depan perubahan, kontribusinya sangat besar dan dominan. Mahasiswa adalah AGEN OF CHANGE (kayak tema oscar saja) alias agen perubahan yang akan mewarnai masa depan dan membentuk karakter suatu bangsa. Bayangkan, pendidikan dan pembinaan orang-orang seperti itu diserahkan ke anda, para dosen dan pendidik. Beban berat yang harus anda pikul dan perlu perdjoeangan untuk melaksanakannya dengan sungguh-sungguh.
Saya sempat beselancar ke sana kemari mencari tetang ciri-ciri dosen profesional, sesuai dengan harapan mahasiswa kepada dosennya. Dosen seperti apa yang sebenarnya mereka harapkan. Cukup menakjubkan, bahwa mahasiswa sangat jujur menilai (termasuk saya). Posting ini adalah satu otokritik kepada sebagaian dosen di kampus, untuk mengingat kembali ciri-ciri seorang dosen yang profesional.
Untuk para dosen, sekali lagi, anak-anak muda, para pembaharu dan penentu masa depan bangsa ada di depan anda. Andalah yang menentukan apakah mereka akan menjadi seorang pemimpin besar, mujaddid besar, dan ilmuwan besar, yang akan memperbaiki republik ini. Dan jangan lupa, bahwa bahwa Anda jugalah yang akan membuat mereka menjadi penjahat dan koruptor besar yang akan memporak porandakan republik ini. Pilihan ada di tangan Anda, para dosen. Dan kami siap megajungkan telunjuk kami ke anda menuntut perbaikan dan pertanggungjawaban anda.
Untuk teman-teman para mahasiswa, masih ada kesempatan untuk berbenah dan memperbaiki diri. Kita tidak menunggu dan menginginkan apapun dari para dosen yang tidak membawah pembaharuan, selain harapan supaya kita mahasiswa tetap komitmen untuk belajar dan berdjoeang keras, serta pantang menyerah. Hentikanlah sikap main-main, selalu jaga sikap, Bersikaplah seperti layaknya seorang ksatria dan agen perubahan, yang akan mengantarkan republik ini ke jalan yang lebih baik.
Kembali ke tema bahasan, saya mengajak bapak ibu dosen di Kampus STAIN Palopo untuk mencoba memikirkan kembali hakekat anda mengajar. Mengajar mahasiswa mengandung makna besar mendidik dan membina generasi muda. Dalam sejarah kebangkitan bangsa-bangsa, peran mahasiswa selalu tercatat, menjadi garda depan perubahan, kontribusinya sangat besar dan dominan. Mahasiswa adalah AGEN OF CHANGE (kayak tema oscar saja) alias agen perubahan yang akan mewarnai masa depan dan membentuk karakter suatu bangsa. Bayangkan, pendidikan dan pembinaan orang-orang seperti itu diserahkan ke anda, para dosen dan pendidik. Beban berat yang harus anda pikul dan perlu perdjoeangan untuk melaksanakannya dengan sungguh-sungguh.
Saya sempat beselancar ke sana kemari mencari tetang ciri-ciri dosen profesional, sesuai dengan harapan mahasiswa kepada dosennya. Dosen seperti apa yang sebenarnya mereka harapkan. Cukup menakjubkan, bahwa mahasiswa sangat jujur menilai (termasuk saya). Posting ini adalah satu otokritik kepada sebagaian dosen di kampus, untuk mengingat kembali ciri-ciri seorang dosen yang profesional.
Untuk para dosen, sekali lagi, anak-anak muda, para pembaharu dan penentu masa depan bangsa ada di depan anda. Andalah yang menentukan apakah mereka akan menjadi seorang pemimpin besar, mujaddid besar, dan ilmuwan besar, yang akan memperbaiki republik ini. Dan jangan lupa, bahwa bahwa Anda jugalah yang akan membuat mereka menjadi penjahat dan koruptor besar yang akan memporak porandakan republik ini. Pilihan ada di tangan Anda, para dosen. Dan kami siap megajungkan telunjuk kami ke anda menuntut perbaikan dan pertanggungjawaban anda.
Untuk teman-teman para mahasiswa, masih ada kesempatan untuk berbenah dan memperbaiki diri. Kita tidak menunggu dan menginginkan apapun dari para dosen yang tidak membawah pembaharuan, selain harapan supaya kita mahasiswa tetap komitmen untuk belajar dan berdjoeang keras, serta pantang menyerah. Hentikanlah sikap main-main, selalu jaga sikap, Bersikaplah seperti layaknya seorang ksatria dan agen perubahan, yang akan mengantarkan republik ini ke jalan yang lebih baik.
0 Komentar:
Posting Komentar